Vibe Coding Lagi Hype, Tapi Apakah Ini Bikin Programmer Makin Malas?

Vibe coding makin populer di era AI, tapi apakah tren ini membantu programmer lebih produktif atau justru bikin malas berpikir? Simak artikel berikut!
Vibe Coding Lagi Hype, Tapi Apakah Ini Bikin Programmer Makin Malas?
Dunia coding lagi berubah cepat. Dulu, banyak orang belajar ngoding dengan cara klasik: ngerti logika, nulis baris demi baris, debugging sendiri, lalu pelan-pelan paham cara kerja program. Sekarang, pendekatannya mulai bergeser. Banyak orang cukup kasih instruksi ke AI, lalu kode langsung muncul dalam hitungan detik. Fenomena ini sering disebut vibe coding . Intinya, orang bikin aplikasi, website, script, atau fitur cukup dengan menjelaskan apa yang mereka mau, lalu AI yang bantu menuliskan sebagian besar kodenya. Buat sebagian orang, ini terasa revolusioner. Cepat, praktis, dan bikin proses bikin produk jadi jauh lebih ringan. Tapi di sisi lain, muncul juga kekhawatiran: apakah vibe coding bikin programmer lebih produktif, atau justru bikin makin malas mikir? Apa Itu Vibe Coding? Ilustrasi vibe coding dengan bantuan AI Secara sederhana, vibe coding adalah cara membuat program dengan bantuan AI lewat instruksi bahasa biasa, bukan lewat penulisan kode manual sepenuhnya. Contohnya: “Buatkan lan…